Banyak orang mulai membuat silsilah keluarga dari Word. Alasannya sederhana: aplikasinya sudah ada, mudah dibuka, dan hasilnya bisa langsung dicetak atau dikirim ke keluarga.
Untuk bagan kecil, cara ini masuk akal. Word cukup nyaman untuk membuat contoh silsilah keluarga 3 generasi, misalnya kakek-nenek, orang tua, dan anak. Tetapi sebelum mulai, ada baiknya memahami batasannya juga. Bagan keluarga cepat berubah menjadi sulit dirapikan begitu jumlah cabang bertambah.
Sebelum Membuka Word, Tentukan Dulu Cakupannya
Jangan langsung menggambar. Tentukan dulu siapa saja yang akan masuk ke bagan.
Contoh cakupan yang masih enak dibuat di Word:
- satu keluarga inti
- tiga generasi dari satu pasangan kakek-nenek
- satu cabang keluarga dari pihak ayah
- satu cabang keluarga dari pihak ibu
Kalau sejak awal Anda ingin memasukkan banyak paman, bibi, sepupu, pasangan sepupu, dan anak-anak mereka, Word tetap bisa dipakai, tetapi proses merapikannya akan jauh lebih makan waktu.
Cara 1: Pakai SmartArt Hierarchy
Cara paling cepat adalah memakai SmartArt.
Langkah umumnya:
- buka dokumen Word baru
- pilih menu Insert atau Sisipkan
- pilih SmartArt
- pilih kategori Hierarchy
- pilih bentuk struktur yang paling mendekati kebutuhan
- isi nama anggota keluarga di setiap kotak
SmartArt cocok untuk struktur yang cukup lurus. Misalnya satu pasangan memiliki beberapa anak, lalu masing-masing anak memiliki anak lagi.
Kelemahannya, struktur keluarga nyata sering tidak sesederhana itu. Begitu ada pasangan kedua, anak tiri, anak angkat, atau cabang yang tidak seimbang jumlahnya, layout SmartArt mulai terasa kaku.
Cara 2: Pakai Shapes Manual
Kalau SmartArt terlalu membatasi, Anda bisa memakai Shapes.
Buat kotak untuk setiap orang, lalu hubungkan dengan garis. Cara ini lebih fleksibel karena posisi setiap kotak bisa diatur sendiri. Anda bisa membuat satu baris untuk generasi kakek-nenek, baris berikutnya untuk anak-anak, dan baris bawah untuk cucu.
Supaya tidak cepat berantakan, gunakan aturan sederhana:
- generasi yang lebih tua di atas
- pasangan diletakkan sejajar
- anak-anak diletakkan di bawah pasangan
- saudara kandung diletakkan dalam satu baris
- gunakan warna seperlunya, jangan terlalu ramai
Jika ingin dicetak, gunakan orientasi landscape sejak awal. Bagan keluarga biasanya lebih melebar daripada memanjang.
Data Minimum yang Perlu Ditulis
Untuk bagan pertama, jangan masukkan semua detail. Cukup mulai dari:
- nama lengkap
- pasangan
- anak
- tahun lahir jika memang penting
- status wafat jika perlu
Alamat, pekerjaan, cerita keluarga, dan foto bisa disimpan di tempat lain dulu. Jika semua dimasukkan ke Word, bagan akan cepat penuh dan sulit dibaca.
Masalah yang Sering Muncul
Masalah pertama biasanya posisi kotak. Satu cabang punya banyak anak, cabang lain hanya satu. Akibatnya jarak antarbagian tidak seimbang.
Masalah kedua adalah revisi. Setelah bagan dikirim ke grup keluarga, biasanya ada yang mengoreksi nama, menambahkan pasangan, atau mengingatkan bahwa ada anak yang belum masuk. Di Word, perubahan kecil sering membuat seluruh layout perlu digeser lagi.
Masalah ketiga adalah versi file. Ada file dari Anda, file yang sudah diedit saudara, lalu versi lain yang dikirim ulang di grup. Setelah beberapa hari, sulit tahu mana yang paling baru.
Kapan Word Masih Cukup?
Word masih cukup jika tujuan Anda adalah membuat bagan sederhana untuk:
- tugas sekolah
- dokumen keluarga kecil
- contoh visual untuk diskusi awal
- cetakan acara keluarga yang tidak perlu sering diperbarui
Dalam kondisi seperti itu, Word adalah alat yang praktis.
Kapan Perlu Aplikasi Khusus?
Pertimbangkan aplikasi khusus jika:
- keluarga yang dicatat mulai banyak
- data sering berubah
- banyak orang ikut melengkapi data
- hubungan keluarga mulai kompleks
- Anda ingin menyimpan cerita dan foto bersama profil orang
- Anda ingin pohon keluarga bisa diperbarui tanpa menggambar ulang
Naoto lebih cocok untuk tahap ini karena pohon keluarga dibentuk dari data relasi. Anda tidak perlu memindahkan kotak satu per satu setiap kali ada cabang baru.
Jika Anda sedang membandingkan Word, Excel, dan aplikasi, baca juga template silsilah keluarga Excel vs aplikasi dan halaman alternatif spreadsheet untuk silsilah keluarga.
Penutup
Word adalah titik awal yang baik untuk membuat bagan silsilah keluarga sederhana. Mulailah dari cakupan kecil, gunakan layout yang mudah dibaca, dan jangan terlalu banyak memasukkan detail.
Begitu bagan mulai sering direvisi atau cabangnya makin banyak, itu tanda bahwa keluarga Anda sudah membutuhkan sistem yang lebih mudah diperbarui daripada dokumen statis.